Minggu, 13 Juni 2010

Reog Ponorogo di Balai Pemuda Surabaya


Sebenernya ini bukan tontonan baru buat saya, karena reog Ponorogo dan kawan-kawan sudah biasa tampil pada acara-acara karnaval ketika saya masih di Jember. Kebetulan pagi ini, saya melewati Balai Pemuda bersama Sheila. Kami berdua baru saja dari Taman Surya, nyobain kamera bekas Olympus Pen-EE yang baru beberapa minggu lalu saya beli di Semarang. Setiap Minggu pagi, Balai Pemuda memang selalu tampak ramai dengan kegiatan kesenian seperti ini. Maka, saya pikir ngga ada salahnya mampir ketika saya meliat sekilas ada dua reog sedang menari-nari di halaman balai.

Ketika memasuki pelataran parkir Balai Pemuda, si bapak parkiran, dengan heran bertanya pada kami berdua, "Mbak, mau ngapain?"

"Nonton reog itu, Pak." Saya juga ngga kalah heran menjawabnya.

Si bapak kemudian bilang, "Lah, itu udah selesai, Mbak. Barusan. Yang ini cuman main-main."

Saya dan Cece, panggilan akrab Sheila, langsung ber-yaaaaah barengan.

"Ngga pa-pa deh, Pak. Boleh masuk ya?" ujar saya akhirnya. Si Bapak dengan baik hati mempersilahkan.

Ternyata memang sudah selesai beneran, sodara. Para penarinya pada istirahat. Hanya beberapa kru yang sepertinya spontanitas iseng pengen main reog. Alhamdulillah. Hehee... masih ada sedikit tontonan buat peserta terlambat seperti saya dan Cece.








Di akhir acara beres-beres itu, saya sempat bertanya pada mas-mas yang mukanya dicet warna-warni [haha], "mas, mau ke mana? saya tadi telat nontonnya..."

Sebenernya, saya spontan nanya ini, siapa tahu mereka mo main dimanaaaa gitu, nanti maunya saya dan Cece ikutan juga, naik truk... whahaaa...
Si mas yang hobi bergaya di depan kamera ini, malah balik nanya, "em... kemana ya, Mbak?
Nangdi awak dewe, Pak?"

Seorang bapak-bapak bermuka ramah gantian yang menjawab dengan super semangat, "Pulang, Mbak. Nanti tanggal 27 main lagi di sini, jam setengah sembilan, ya Mbak!"

Waoww... saya spontan mengangkat jempol pada si bapak. Dan rombongan itu melambai-lambaikan tangan pada kami berdua ketika truk ditutup. Hohooo... asik sekali sepertinya kalo saya juga ada di dalam sana bersama rombongan unik ini :D









2 komentar:

  1. heheheheheh

    emang reog surabaya ssiiippppp

    maju truz reog surabaya

    BalasHapus