Rabu, 09 Juni 2010

Cerita Nge-Tweet #RemarkableIndonesia

Yap, saya memang punya akun di Twitter sudah lama, dan saya baru mengaktifkannya kembali baru dua hari yang lalu. Iseng. Ternyata saya sangat jarang sekali nge-tweet.

Well, bukan ini maksud ditulisnya postingan ini. Begini, beberapa bulan yang lalu saya membaca e-booknya Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo: Nasional.is.me. Dalam salah satu chapternya yang berjudul "Dari Sebuah Ledakan Sampai Sebuah Perjalanan". Di situ Pandji menceritakan bagaimana sebuah kekuatan komunikasi di Twitter mampu mengubah persepsi dunia tentang Indonesia beberapa jam setelah terjadi bom di Ritz Carlton dan Marriot Jakarta 2009 silam. Intinya, para pengguna Twitter beramai-ramai ngetweet ato retweet hal-hal positif tentang Indonesia dengan hashtag #IndonesiaUnite. Tujuannya memang untuk merebut posisi Trending Topic, biar dunia tahu bahwa kita ngga takut teroris, dan Indonesia masih sangat pantas dikunjungi oleh wisatawan.

Dan hari ini, saya merasakan sensasinya juga. Ketika sejak kemarin sore sampai saya mengepost tulisan ini, Pandji rajin nge-tweet dengan hashtag #RemarkableIndonesia, bersama-sama dengan si Adhitya Mulya. [Saya ngga tau yang lain, karena kebetulan saya follow-nya mereka]. Saya baru tahu apa yang sedang mereka lakukan, ketika sekitar pukul satu pagi, Pandji ngetweet: hari ini kita belajar satu hal, masih banyak yang lebih pantas ditweet daripada *youknowwhat*

Lalu saya sadar... ternyataaa si mister-ada-apa-denganmu sudah berjam-jam nangkring di Trending Topic. [Sampe gosipnya, Paris Hilton sempet ngetweet: Who the hell is *si mas itu*??]

Saya ngga ada hubungan kekerabatan dengan mereka yang ada di video itu, tapi saya malu. Dan saya mungkin akan lebih malu lagi, kalo Paris Hilton beneran ngetweet kayak gitu.

INDONESIA dengan Trending Topic yang huebat sekaliii ;(

Hari ini, petang ini, saya lihat semaaaaaaakin ramai orang-orang nge-tweet dengan hashtag #RemarkableIndonesia. Berusaha menurunkan popularitas si mister Trending Topic, berusaha mengajak follower-nya untuk sama-sama nge-tweet dengan hashtag tersebut, berusaha menghindari jawaban, "dia adalah penyanyi dari band yang sangat terkenal di Indonesia yang kebetulan video mesumnya dengan beberapa artis Indonesia bocor di internet", ketika orang-orang luar negeri sana mulai sibuk nanya siapa sih si mister ini. Berusaha mengalihkan mata dunia ke hal-hal yang lebih pantas dilihat dan di-video-kan di Indonesia.

Lalu apa isinya?? Buanyaaaak yang ngepost foto obyek-obyek wisata Indonesia!! Dari Sabang sampe Merauke... Hiiii gilaaaa... Indonesia saya emang keren setengah mati setengah hidup.

Saya?? Saya pengen ikut!!! Tapi, saya ngga tau caranya ngepost foto di twitter, huahaaaha... Then muncullah tweet dari Dewi Lestari. Ngga ada foto di situ. Hanya ungkapan kerinduan akan pedesaan di Jawa Barat.

You simply inspire me, Mbak...

Kebetulan Jogja lagi rame, ada Festival Kesenian Yogkarta selama sebulan ini. Yah, saya tweet aja tentang itu. Dengan bahasa Linggis tentu saja, biar Paris Hilton ngga bingung nanya-nanya lagi :p


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar